Memahami pentingnya menjaga Kesehaan Mental dengan Berpikir positif dalam menghadapi Masa Pandemic bukanlah hal yang mudah, Utamanya bagi mahasiswa yang bekerja dan mengalami dampak covid 19.  Hal ini menjadi kegelisahan tersendiri dikalangan mahasiswa, khususnya mahasiswa Teknik Industri Universitas Pamulang. Atas dasar inilah pihak dosen dan mahasiswa yang tergabung dalam himpunan mahasiswa Teknik Industri mencoba memberikan penguatan melalui kegiatan online class dan diskusi secara daring yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen bidang kemahasiswaan.

Kegiatan online class dan diskusi ini dipandu oleh ketua Hima Teknik Industri yaitu Andi Maulana sebagai Moderator dibantu oleh rekannya Bustomi sebagai dokumetator. Beberapa mahasiswa yang ikut dalam diskusi ini tergabung dari mahasiswa reg A, B dan C. Dimana dari mereka ada juga yang terdampak oleh covid 19. Kegiatan ini dimulai dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Bu Tahta Anedea, S.S., MH. Dimana beliau menyampaikan perlunya membangun konsep berpikir dalam menghadapi perubahan. Perubahan lingkungan yang bersifat negatif dapat dimaknai secara positif apabila konsep berpikir para mahasiswa dapat disetting secara positif. Namun pengaruh lingkungan akan tetap negatif,  jika konsep berpikir kita tidak berubah. Kita semua sekarang dalam ujian yang membutuhkan kesabaran dan adaptasi dengan keadaan yang baru. Mari kita tetap semangat dan bersama-sama mempersiapkan untuk “New Normal”, Pungkasnya. Tidak sampai disitu, ia memberikan penyegaran untuk tidak fokus pada zona nyaman. Kemudian disambut  pemaparan materi kedua yang disampaikan oleh ibu Khairunnisa, S,Psi., M.Si mengenai konsep sehat mental. Dimana penjelasan tersebut diawali dengan pemaparan survei mengenai tingginya ketidak stabilan emosi masyarakat kita saat ini karena  Efek pademi. Disebutkan pula banyaknya orang gagal memelihara kesehatan mental karena ketidakmampuannya dalam mengelola emosi yang berujung pada tindakan  bunuh diri. Hal ini penting untuk dipahami sehingga menjadi pelajaran bagi mahasiswa untuk mencari alternatif solusi atau mempelajari trik dan tips menghadapi tantangan covid 19.

Utamanya bagi mahasiswa yang bekerja dan mengalami dampak Covid 19, pungkasnya. Sehingga mahasiswa dapat tetap menjalankan rutinitas baru yang memiliki nilai kreatif dan dapat menghasilkan produk atau ide yang miliki keuntungan baik secara ilmu pengetahuan maupun secara finansial. Tidak sampai disitu, mahasiswa diberikan waktu untuk melakukan tanya jawab atau disebut dengan diskusi. Beberapa kasus menarik sebagai  tahapan proses belajar dalam menata emosional hingga ke tahapan mental yang positif. Tentunya kegiatan dan proses belajar ini diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan. Sebagai usaha memperkuat mental bagi para mahasiswa yang mengalami dampak covid 19.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *