Dosen Teknik Industri UNPAM Gelar Pelatihan Pemanfaatan Limbah Busa di Desa Kemuning
Published on: 4 Mei 2026

Berita
Dalam rangka pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), dosen Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang (UNPAM) melaksanakan kegiatan pelatihan dan penyuluhan di Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim yang diketuai oleh Tedi Dahniar, S.T., M.T., dengan anggota Yusup Purwanto, S.T., M.T., serta melibatkan mahasiswa yaitu Sheva Artalevia dan Putri Ragil Permatasari. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah:
“Pelatihan dan Penyuluhan Cara Pembuatan Bantal Menggunakan Limbah Busa dalam Upaya Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Kemuning Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang.”
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Soleh Sofyan, S.Si., M.M. agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Koordinator PkM, Bapak Wanto Sarwoko, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya kegiatan pengabdian sebagai bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memberdayakan masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Program Studi Teknik Industri, Bapak Tedi Dahniar, S.T., M.T., yang menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan limbah yang bernilai guna.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Desa Kemuning, Bapak Halimi, yang mewakili Kepala Desa Bapak Jamaludin, S.E., yang berhalangan hadir karena adanya kegiatan di tempat lain. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas inisiatif tim PkM dari Universitas Pamulang yang telah memberikan pelatihan yang relevan dan bermanfaat bagi masyarakat.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan acara inti yaitu pemaparan materi penyuluhan dan pelatihan pembuatan bantal dari limbah busa. Dalam sesi ini, masyarakat diberikan pemahaman mengenai potensi limbah busa sebagai bahan baku alternatif yang dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi, sekaligus praktik langsung proses pembuatan bantal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kemuning dapat mengembangkan keterampilan baru yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang usaha, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi secara berkelanjutan.




