Sosialisasi Strategi Pengelolaan Sampah dan Pemasaran untuk meningkatkan profitabilitas UMKM Di Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang
Published on: 2 Mei 2026

Pengabdian kepada Masyarakat
Pada hari Rabu–Jumat, 29 April s.d. 1 Mei 2026, dosen Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan judul Strategi Pengelolaan Sampah dan Pemasaran untuk Meningkatkan Profitabilitas UMKM di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang. Kegiatan PKM ini diketuai oleh Esa Pratiwi, S.T., M.T., dengan anggota Nova Wisnianingsih, S.T., M.M. sebagai narasumber, serta melibatkan dua mahasiswa, yaitu Naila Agustina Puteri dan Nayla Nur Maulida Sari. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Bapak Halimin selaku Sekretaris Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, serta diikuti oleh warga masyarakat, pengurus PKK, dan kader Posyandu Desa Kemuning.

Kegiatan PKM ini diawali dengan rangkaian acara pembukaan yang dipandu
oleh moderator dan dilanjutkan dengan pembacaan doa. Selanjutnya, sambutan
disampaikan oleh Bapak Tedi D., S.T., M.T. selaku perwakilan Program Studi
Teknik Industri Universitas Pamulang, yang mengucapkan terima kasih atas
sambutan hangat dari masyarakat Desa Kemuning serta menyampaikan harapan agar
kegiatan PKM ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Bapak Halimin selaku Sekretaris Desa
Kemuning, yang menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan PKM oleh tim
dosen Universitas Pamulang. Beliau berharap kegiatan serupa dapat terus
dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan sampah dan strategi
pemasaran untuk meningkatkan profitabilitas UMKM di Kecamatan Kresek, Kabupaten
Tangerang.
Selanjutnya,
kegiatan PKM dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengelolaan sampah
dan strategi pemasaran untuk meningkatkan profitabilitas UMKM yang disampaikan
oleh Nova Wisnianingsih, S.T., M.M. Dalam pemaparannya dijelaskan kondisi
pengelolaan sampah saat ini, di mana sampah rumah tangga masih banyak dibuang
sembarangan atau ditangani dengan cara ditumpuk dan dibakar. Padahal, sampah
memiliki potensi sebagai sumber ekonomi yang dapat dimanfaatkan melalui
pengolahan menjadi produk bernilai jual. Pengelolaan sampah tidak hanya menjadi
solusi terhadap permasalahan lingkungan, tetapi juga dapat menjadi strategi
peningkatan ekonomi masyarakat melalui penguatan aspek produksi, manajemen
usaha, dan pemasaran produk daur ulang.
Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan penyuluhan
dan pelatihan, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi
yang disampaikan. Hal ini terlihat dari partisipasi aktif peserta selama
kegiatan berlangsung melalui sesi tanya jawab, diskusi, serta penyampaian
pengalaman terkait pengelolaan sampah di lingkungan rumah tangga. Peserta juga
menunjukkan ketertarikan terhadap pemanfaatan sampah organik menjadi kompos
serta pengolahan sampah anorganik menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Kegiatan
ini tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya
pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, tetapi juga mendorong tumbuhnya
motivasi masyarakat untuk mengembangkan peluang usaha berbasis daur ulang
sebagai alternatif peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan UMKM lokal.





