Logo

Implementasi Sistem Produksi Pelembut Pakaian di Desa Panongan Kabupaten Tangerang.

Published on: 7 Okt 2025

Pengabdian kepada Masyarakat

Universitas Pamulang merupakan salah satu perguruan tinggi yang selalu bekomitmen dalam memberikan sebuah pelayanan yang terbaik dalam kontribusi nyata melakukan aktifitas Tridarma Dimana salah satu kegiatannya adalah pengabdian kepada Masyarakat atau disingkat PKM, pada tahun akademik 2025/2026 semester ganjil ini, Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang bekerja sama dengan Masyarakat di Jln Raya Masjid Al Muawanah No 1 Kecamatan Panongan Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, mengadakan PKM dengan tujuan memberikan pelatihan dan sosialisasi dengan tema Perancangan dan Implementasi Sistem Produksi Pelembut Pakaian yang Efektif dan Efisien di Desa Panongan Kabupaten Tangerang.

Dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan pelembut pakaian tidak hanya berfungsi untuk memberikan efek wangi yang tahan lama, tetapi juga meningkatkan pengalaman dalam merawat pakaian. Beberapa pelembut bahkan diformulasikan dengan bahan antibakteri untuk menjaga kebersihan pakaian lebih lama. Produk ini hadir dalam berbagai merek dan aroma, sehingga konsumen dapat memilih sesuai dengan preferensi dan jenis kain yang digunakan. Dengan demikian, pelembut pakaian menjadi salah satu komponen penting dalam proses perawatan tekstil modern. Pembuatan pelembut pakaian dilatarbelakangi oleh kebutuhan masyarakat akan pakaian yang nyaman digunakan dan mudah dirawat. Aktivitas mencuci yang dilakukan secara rutin sering kali menyebabkan pakaian menjadi kasar, kaku, dan mudah kusut akibat proses gesekan antara serat kain. Hal ini dapat menurunkan kenyamanan pengguna serta mempercepat kerusakan tekstil. Oleh karena itu, diperlukan suatu produk yang dapat mengembalikan kelembutan kain serta menjaga kualitas pakaian dalam jangka Panjang.

Menentukan pewangi pakaian yang baik memerlukan perhatian terhadap beberapa aspek, salah satunya adalah komposisi bahan. Pewangi yang aman biasanya tidak mengandung alkohol berlebihan, pewarna sintetis yang keras, atau bahan kimia yang dapat memicu iritasi kulit. Oleh karena itu, penting untuk membaca label komposisi sebelum membeli produk. Memilih pewangi berbahan dasar alami atau yang telah teruji dermatologis sangat disarankan, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif

Dalam rangka meningkatkan keterampilan yang mandiri di kalangan Masyarakat desa, Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang bersama dengan sejumlah warga Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten mengadakan program pengabdian berjudul “Perancangan dan Implementasi Sistem Produksi Pelembut Pakaian yang Efektif dan Efisien di Desa Panongan Kabupaten Tangerang.Program PKM yang dilakukan ini sangat terbantu dengan dukungan Pak Suhendi selalu kepala desa Panongan yang memberikan waktu dan kesempatan kepada kami selaku pelaksana PKM untuk bisa melakukan praktek dengan baik dan lancar, Kepala Desa juga memberikan masukan kepada kami agar pelaksanaan PKM ini bisa berdampak Panjang dan berkesinambungan bagi warga desa Panongan, mengingat hasil kreasi yang yang akan dilakukan ini bisa berdampak secara ekonomi mandiri, dengan biaya yang terjangkau ini sangat memberikan ruang bagi para warga untuk bisa berkreasi dengan baik dan membantu memberdayakan keterampilan yang bisa bernilai ekonomis, Program ini melibatkan 3 dosen yang terdiri dari Heri Muryanto, S.T., M.T, Rully Nur Dewanti, S.T., M.T, Nabila Muthiah Zahrah S.T.,M.Sc serta 3 mahasiswa yang terdiri dari Fasya Selvia Rahmawai, Mohamad Rahmad Firdin dari Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang yang akan memberikan bimbingan dan pendampingan secara langsung kepada warga  Desa Panongan, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang Provinsi Banten.

Metode pelakasanaan yang kami lakukan dengan cara kepada warga Desa Panongan sebagai Berikut :

1.     Penyampaian materi berupa ruang lingkup dan tata cara pembuatan Pelembut Pakaian

2.     Persiapan alat dan bahan

3.     Pencampuran air dan softener concentrate

4.     Penambahan solvent, emulsifier, dan parfum

5.     Pengemasan hasil (sample) pelembut pakaian

6.     Pembagian hasil (sample) pelembut pakaian kepada warga

7.     Proses tanya jawab dan pemerian feedback dari warga

Proses Demonstrasi Produksi Pelembut Pakaian

 

Proses pemabahasan untuk alat dan bahaan digunakan dalam proses produksi pelembut pakaian antara lain ember, gelas ukur, mixer bor, botol plastik, kain lap, corong, timbangan, tisu kering, tisu basah dan label. Sementara itu, bahan yang digunakan antara lain air sebanyak 10 liter, softener concentrate sebanyak 1 kg, solvent (alkohol) sebanyak 120 ml, emulsifier (polyglycol) sebanyak 150 ml, parfum sebanyak 100 ml (sesuai selera), dan pewarna (sesuai selera).

 Proses persiapan alat dan bahan ini diiringi dengan penjelasan terkait kegunaan diaplikasikannya alat dan bahan tersebut. Misalnya, ember digunakan sebagai wadah pencampuran bahan, gelas ukur untuk mengukur volume setiap larutan yang akan dicampurkan, bor mixer untuk alat bantu pencampuran, softerner concentrate diaplikasikan untuk bahan aktif dalam pelembut pakaian dimana memudahkan pakaian untuk disetrika dan menahan aroma parfum lebih lama, alkohol digunakan sebagai pelarut tambahan untuk melarutkan bahan-bahan lain, emulsifier digunakan untuk hasil tekstur pelembut sehingga tidak terlalu encer maupun kental dan meningkatkan umur simpan produk, parfum sebagai pewangi produk, pewarna sebagai nilai estetika pada warna produk (pewarna yang digunakan adalah merah).

Di dalam proses persiapan alat, warga yang hadir diminta untuk berdiri dari kursi dan berkumpul ke depan untuk menyaksikan demonstrasi produksi pelembut pakaian secara lebih jelas. Masing-masing dari warga pun diberikan lembaran yang berisi informasi apa saja yang dibutuhkan serta langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan sehingga mereka bisa mengingat kembali demonstrasi yang telah dilakukan di rumah masing-masing. Berikut gambar untuk alat-alat yang dibutuhkan sebagai berikut:

Proses Demonstrasi Produksi Pelembut Pakaian 

Pada tahap ini, proses produksi pelembut pakaian dilakukan menjadi dua langkah. Langkah pertama yakni pencampuran softener concentrate dengan air sebanyak 5 Liter terlebih dahulu. Pencampuran dilakukan hingga tidak ada gumpalan pada larutan. Proses pencampuran tersebut dilakukan di dalam wadah ember dengan menggunakan alat mixer bor yang ditunjukkan pada gambar di bawah. Selanjutnya dilakukan penambahan air kembali secara bertahap dan sedikit demi sedikit sampai volume total air yang terpakai sebanyak 12 liter. Pada wadah lainnya, dilakukan pencampuran solvent, emulsifier, dan parfum sampai merata lalu masukkan ke dalam campuran di wadah pertama (larutan softener). Proses terakhir pada produksi pelembut pakaian ini adalah penetesan pewarna untuk mempercantik tampilan larutan.

 Gambar Proses Pencampuran Bahan

 Proses Pengemasan Pelembut Pakaian

Pelembut pakaian dari demonstrasi yang telah dilakukan selanjutnya dikemas dengan botol berukuran 500 ml. Dari proses ini, didapatkan sebanyak 24 sampel botol dan akan dibagikan kepada warga yang hadir di kegiatan PKM. Proses pengemasan dan pembagian produk pelembut pakaian  ini ditampilkan pada Gambar berikut

Dosen-dosen yang terlibat dalam program ini memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman yang relevan, serta mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa dengan prestasi akademik yang baik dan memiliki keahlian dalam bidang pembuatan dan pelatihan serta implementasi untuk membuat pelembut pakaian yang dibina oleh para dosen yang berkompeten di bidangnya.

Obyek pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pemuda dan bapak-bapak dan masyarakat warga Masyarakat Desa Panongan,Kab. Tangerang. Banten serta masyarakat setempat untuk dapat menciptakan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tentram di lingkungan masing- masing agar terwujudnya kesadaran warga masyarakat di lingkungannya dalam melakukan proses Perancangan dan Implementasi Sistem Produksi Pelembut Pakaian yang Efektif dan Efisien.

Pada proses pelaksanaanya pihak dosen dan mahasiswa sudah menyiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan, sehingga saat pelaksanaan proses penjelasan ke warga semua berjalan lancar dan warga juga dibantu diberikan informasi terkait dimana bahan-bahan baku tersebut diperoleh dan harganya pun diberitahu agar warga mudah mendapatkannya.

Tujuan diadakannya program ini untuk membantu para warga khususnya yang ingin menambah pendapatan keluarga dan juga meningkatkan keterampilan dalam pembuatan pelembut pakaian yang mudah, sederhana dan biaya yang terjangkau. Program pengabdian ini akan dilaksanakan dari tanggal 05 hingga 07 Oktober 2025 dengan berbagai kegiatan seperti pelatihan, simulasi praktek, dan pendampingan langsung kepada warga. Selain itu, akan dilakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk mengetahui perkembangan dan dampak dari program ini.

Universitas Pamulang dan warga Desa Panongan berharap melalui program pengabdian ini Warga dapat meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha untuk memasarkan hasil pelembut pakaian yang dikreasikan secara mandiri. Dengan demikian,warga  akan semakin berkembang dan berkontribusi dalam pengembangan ekonomi di wilayah tersebut. Kami juga berharap program ini dapat menjadi contoh bagi warga lainnya untuk memanfaatkan keterampilan mandiri dalam membuat pelembut pakaian yang mudah, terjangkau dan bisa digunakan baik mandiri atau akan dijual ke khalayak ramai. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan mendukung terselenggaranya program pengabdian ini. Semoga program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi Warga Desa Penongan dan masyarakat sekitar. Mari kita terus berkolaborasi dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan sejahtera melalui pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan.

Berita Relative

  • MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PAMULANG MEMBERIKAN EDUKASI DAN SOSIALISASI PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA MENJADI PUPUK ORGANIK DI KP. AMD BABAKAN POCIS RT 05 RW 01, KELURAHAN BAKTI JAYA, KECAMATAN SETU, KOTA TANGERANG SELATAN

    PATRIA ADHISTIAN

    14 Jan 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Sosialisasi Potensi K3 Untuk Menghindari Kecelakaan dalam Dalam Proses Produksi UMKM di Kelurahan Buaran Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan

    Teknik Industri

    7 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Sosialisasi K3 Dan Go Green Bank Sampah Untuk Pemberdayaan Masyarakat di Perumahan Benua Indah, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang

    Teknik Industri

    30 Okt 2025

    Learn more
    Featured Image
  • PELATIHAN PENYUSUNAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP) DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PRODUK SABUN CUCI BAJU DI KELURAHAN BUARAN, SERPONG

    Teknik Industri

    19 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image