Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Mahasiswa Teknik Industri UNPAM di Kampung Cisarua
Published on: 10 Mei 2026

Pengabdian kepada Masyarakat
Cilograng,
21 April 2026 – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang
(UNPAM) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung
Cisarua, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten. Kegiatan ini mengusung
tema “Bengkel Kreatif: Panduan Praktis Menjernihkan Minyak Jelantah dan Teknik
Cetak Lilin Aromaterapi yang Estetik”.
Kegiatan
yang dilaksanakan pada Selasa (21/4) ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yang
terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan warga setempat. Program ini bertujuan
untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah
rumah tangga sekaligus memberikan keterampilan dalam mengolah minyak jelantah
menjadi produk bernilai ekonomis.

Ketua
pelaksana, Anggi Meika Nasetia, menyampaikan bahwa masih banyak masyarakat yang
belum memahami bahaya penggunaan ulang minyak jelantah serta dampaknya terhadap
lingkungan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan edukasi sekaligus
solusi, agar limbah minyak goreng bekas dapat dimanfaatkan menjadi produk yang
bermanfaat seperti lilin aromaterapi,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan sesi penyuluhan mengenai dampak negatif minyak jelantah terhadap kesehatan dan lingkungan. Selanjutnya, peserta diberikan materi terkait manfaat aromaterapi serta peluang usaha dari produk lilin. Pada sesi inti, peserta mengikuti pelatihan langsung pembuatan lilin aromaterapi, mulai dari proses penjernihan minyak, pencampuran bahan, hingga pencetakan lilin. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Banyak peserta aktif bertanya dan terlibat langsung dalam praktik pembuatan lilin. Hasilnya, peserta berhasil menghasilkan lilin aromaterapi dengan tampilan menarik dan aroma yang beragam.

Salah satu peserta mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan baru sekaligus peluang usaha. “Biasanya minyak bekas dibuang begitu saja, sekarang jadi tahu kalau bisa dijadikan produk yang cantik dan bisa dijual,” ungkapnya.Selain memberikan dampak positif bagi lingkungan, kegiatan ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha rumahan bagi masyarakat. Dengan modal yang relatif kecil, lilin aromaterapi berpotensi menjadi produk kreatif yang memiliki nilai jual. Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa UNPAM berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola limbah serta mampu mengembangkan kreativitas menjadi peluang ekonomi yang berkelanjutan.




