Pelatihan pemanfaatan Sampah Plastik sebagai bahan baku Produk Eco Brick bernilai Tinggi
Published on: 30 Okt 2025

Pengabdian kepada Masyarakat
Program Studi Teknik
Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang (UNPAM), melaksanakan kegiatan Pengabdian
Kepada Masyarakat (PKM) sebagai salah satu bentuk implementasi Tri Dharma
Perguruan Tinggi. Kegiatan ini bertajuk “Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik
Menjadi Ecobrick sebagai Solusi Ramah Lingkungan” dan diselenggarakan pada
Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan PKM ini dihadiri oleh dosen
dan mahasiswa Program Studi Teknik Industri yang berperan aktif dalam
memberikan pelatihan langsung kepada masyarakat terkait teknik pembuatan ecobrick,
yaitu botol plastik yang diisi padat dengan potongan sampah plastik non-organik
yang sulit terurai. Produk ecobrick ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan
bangunan alternatif yang ramah lingkungan dan memiliki nilai guna tinggi.
Sampah plastik yang menumpuk di pemukiman, jalan, dan lahan kosong di Desa Panongan merupakan masalah utama yang perlu segera diatasi. Sampah plastik yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, merusak ekosistem, dan menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat. Solusi pertama adalah pengumpulan dan pemilahan sampah plastik secara sistematis. Masyarakat akan dibimbing untuk memilah sampah plastik yang dapat digunakan sebagai bahan baku eco brick dari jenis plastik yang tidak dapat terurai secara alami, seperti botol minuman, kantong plastik, kemasan makanan, dan lain-lain. Pemilahan sampah ini bertujuan untuk memastikan bahan baku yang digunakan berkualitas baik dan bebas dari kontaminan yang dapat mengurangi kekuatan eco brick.
Melalui pelatihan ini, diharapkan masyarakat
Desa Panongan dapat mengolah sampah plastik menjadi eco brick, yang tidak hanya
membantu mengurangi volume sampah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru
yang berbasis pada pengelolaan sampah ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan
ini juga akan memperkenalkan cara-cara praktis yang dapat diterapkan oleh
masyarakat untuk menghasilkan produk yang bernilai ekonomis dan berpotensi
mengurangi dampak lingkungan.

Dalam rangka meningkatkan potensi masyarakat
khususnya para ibu-ibu rumah tangga, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
dari Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang yang terdiri dari Dosen
dan Mahasiswa melaksanakan kegiatan “Pelatihan pemanfaatan Sampah Plastik
sebagai bahan baku Produk Eco Brick bernilai Tinggi, Kecamatan Panongan,
Kabupaten Tangerang, Banten” yang dilaksanakan dari tanggal 27 - 29 Oktober 2025.
Kepala Desa Panongan Bapak Suhendi dalam sambutannya
mengucapkan terima kasih kepada Universitas Pamulang, khususnya Program Studi
Teknik Industri atas kepeduliannya menyelenggarakan PKM di Desa Serdang Kulon
dan berharap kegiatan PKM dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh para peserta
pelatihan yang terdiri dari Ibu-Ibu PKK, Karang Taruna dan Linmas untuk
menyerap ilmu yang disampaikan oleh Narasumber, dapat dipraktekkan dan
berdampak positif terhadap kegiatan ekonomi masyarakat serta meningkatkan
kapabilitas sumber daya manusia Desa Panongan, dan diharapkan kegiatan dalam
PKM ini dapat menciptakan peluang bisnis dan untuk meraihnya diperlukan
ketekunan dan usaha-usaha yang maksimal.
Dalam kegiatan pelatihan, para peserta dibimbing untuk memahami tahapan
proses pembuatan ecobrick mulai dari pengumpulan, pemilahan, pemotongan, hingga
pemadatan limbah plastik ke dalam botol. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan
sesi diskusi dan tanya jawab seputar pengelolaan sampah berkelanjutan, dampak
lingkungan dari limbah plastik, serta peluang pemanfaatan hasil daur ulang
sebagai produk bernilai ekonomi.

Para Narasumber Bapak Sudiman S.T. M.T, bapak Anak Agung S.T. M.T dan
Niera Feblidiyanti, S.T.M.M menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk
kontribusi nyata Universitas Pamulang dalam mendukung program pemerintah
terkait pengurangan sampah plastik serta peningkatan kesadaran masyarakat
terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. “Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, kami berharap dapat
memberikan edukasi dan keterampilan praktis kepada masyarakat agar mampu
mengolah limbah plastik menjadi produk yang bermanfaat serta mendukung
terwujudnya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selama kegiatan demontrasi berlangsung, para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Kami berharap, pelatihan ini dapat memberikan motivasi, wawasan, dan kesadaran kepada peserta pelatihan untuk dapat berpartisipasi secara aktif dalam mencarikan solusi inovatif terhadap permasalahan (kebutuhan) masyarakat sekaligus mampu menciptakan peluang bisnis bagi pengrajin dan mendorong lahirnya wirausahawan baru dari masyarakat Desa Panongan. Selain itu, sesi pelatihan juga diisi dengan diskusi interaktif mengenai pentingnya pengurangan sampah plastik, manfaat ecobrick bagi lingkungan, serta potensi pengembangan produk daur ulang menjadi nilai ekonomi. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan simbolis hasil ecobrick kepada perwakilan masyarakat sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap upaya pelestarian lingkungan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta mengembangkan kreativitas dalam pengelolaan sampah rumah tangga.




