Penguatan Daya Saing Produk Sabun Cuci Piring melalui Pelatihan Kelayakan Pemasaran di Kelurahan Buaran Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan
Published on: 1 Mei 2026

Pengabdian kepada Masyarakat
Kegiatan
pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan
kemampuan pelaku usaha masyarakat dalam menganalisis kelayakan pemasaran produk
sabun cuci piring, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk di pasar.
Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait
strategi pemasaran yang efektif, identifikasi peluang pasar, serta pengembangan
produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.. Kegiatan yang berlangsung selama
tiga hari, dari tanggal 28 April 2026
hingga tanggal 30 April 2026, ini dipusatkan di Aula Kelurahan Buaran dan
melibatkan para ibu pegiat UMKM Kelurahan
Buaran Serpong. Kegiatan
pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas
Pamulang. Kegiatan
PKM ini wajib dilakukan oleh setiap dosen di Universitas Pamulang, minimal satu
kali dalam satu semester. Dosen yang terlibat dalam kegiatan PKM ini yaitu
sebagai ketua pengusul Dwi Suryanto, S.T., M.T serta nara sumber Aod Abdul Jawad, S.T., M.M, dan 2 orang mahasiswa semester 2 yaitu Rahmat
Pauzan dan Ricca Rachim. Ketua pengusul yaitu Bapak Dwi Suryanto, S.T., M.T mengusulkan
kegiatan PKM kali ini dengan tema Penguatan Daya Saing Produk Sabun Cuci Piring
melalui Pelatihan Kelayakan Pemasaran di Kelurahan Buaran Kecamatan Serpong
Kota Tangerang Selatan.
Kegiatan PKM ini dilakukan dengan beberapa rangkaian acara, pertama pembukaan
oleh ketua pengusul Bapak Dwi Suryanto, ketua pengusul menyampaikan kata
sambutan dan sekaligus membuka acara PKM dengan tema Penguatan Daya Saing
Produk Sabun Cuci Piring melalui Pelatihan Kelayakan Pemasaran di Kelurahan
Buaran Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan. Sambutan kedua
dari Lurah Buaran yang dalam kegiatan ini diwakili oleh Bapak Herlambang, SAP. Dalam sambutannya
beliau menyampaikan bahwa saat ini para warga di Kelurahannya harus mulai ditingkatkan
lagi minat usahanya dengan berbagai produk yang inovatif agar produk sabun yang
diproduksi memiliki kekuatan daya saing sehingga bisa meningkatkan perekonomian
warga Kelurahan Buaran yang diketahui mata pencaharian paling tinggi adalah
berwiraswasta. Beliau sangat berterimakasih dengan adanya pelatihan dan
pembinaan yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang dengan tema tersebut diharapkan warga masyarakat
pegiat UMKM dapat mulai mengelola usahanya secara modern. Harapannya kedepan
setelah mengikuti pembinaan ini para pedagang dan pelaku UMKM di Kelurahannya
sudah dibekali dengan pengetahuan yang memadai sehingga bisa lebih siap lagi
dalam melakukan aktifitasnya.

Kemudian
dilanjutkan oleh nara sumber, Bapak Aod Abdul Jawad dalam paparannya melalui
kemampuan menganalisis kelayakan pemasaran, pelaku usaha diharapkan mampu
menilai apakah produk yang mereka hasilkan sudah sesuai dengan kebutuhan dan
preferensi pasar, baik dari segi harga, kualitas, kemasan, maupun distribusi.
Dengan demikian, keputusan bisnis yang diambil menjadi lebih tepat dan berbasis
data, bukan sekadar intuisi. Selain itu, pemahaman terhadap strategi pemasaran
yang efektif akan membantu pelaku usaha dalam menentukan cara terbaik untuk
menjangkau konsumen, seperti melalui pemanfaatan media sosial, pemasaran dari
mulut ke mulut, maupun pengemasan produk yang lebih menarik. Identifikasi
peluang pasar juga menjadi aspek penting, karena pelaku usaha dapat menemukan
segmen pasar yang potensial dan belum banyak digarap oleh kompetitor. Kemudian
rangkaian akhir acara yaitu pemberian piagam dan tanda tangan kerjasama kepada Pemerintah Kelurahan Buaran. Pemberian piagam ini dilakukan oleh ketua PKM
yaitu Bapak Dwi
Suryanto,
S.T., M.T., kepada perwakilan Kelurahan Buaran yaitu Bapak Herlambang, SAP.




