Logo

Proses Pembuatan Pupuk Kompos Yang Efisien Dan Ramah Lingkungan Untuk Tanaman Holtikultura

Published on: 11 Nov 2025

Pengabdian kepada Masyarakat

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah kegiatan yang mencakup upaya upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia antara lain dalam hal perluasan wawasan, pengetahuan maupun peningkatan keterampilan yang dilakukan oleh civitas akademika sebagai perwujudan Dharma Bakti dan wujud kepedulian untuk berperan aktif meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat luas terlebih bagi masyarakat ekonomi lemah.

Untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pengabdian masyarakat, maka kami dosen Fakultas Teknik Universitas Pamulang akan melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema Proses Pembuatan Pupuk Kompos Yang Efisien Dan Ramah Lingkungan Untuk Tanaman Holtikultura.

Pada tanggal 8 sampai dengan 10 Oktober 2025, telah berlangsung kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sangat berarti di Desa Cibunar, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh Universitas Pamulang, khususnya Fakultas Teknik, dengan tujuan utama meningkatkan produktivitas sekaligus memberdayakan masyarakat petani melalui pemanfaatan sampah menjadi pupuk kompos, sehingga sampah yang ada di masyarakat dapat berkurang dan ramah lingkungan.

Acara pengabdian ini resmi dibuka oleh Bapak Haetami, SH, CLA, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat untuk mendorong perkembangan sektor produktif di daerah pedesaan. Selanjutnya, doa pembuka yang dipimpin oleh Dr. Dadang Kurnia, ST, MM, memberikan suasana khusyuk dan harapan bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi seluruh peserta dan masyarakat luas.

Ketua pengabdian yakni Antoni Maulana, S.T., M.T., seorang dosen di Fakultas Teknik Universitas Pamulang yang memiliki latar belakang kuat dalam bidang teknik industri dan manajemen teknologi, memimpin seluruh rangkaian aktivitas pengabdian ini beserta tim pendamping lainnya. Narasumber utama, Dr. Ir. Dadang Kurnia, M.M., membawa pendekatan manajemen dan komunikasi yang efektif dalam penyuluhan yang diberikan kepada para Ibu PKK dan Kelompok Tani, tak lupa juga hadir Dekan Fakultas Teknik Universitas Pamulang, Dr. Rini Alfatiyah, S.T., M.T., yang turut aktif mendukung agenda ini.

Selama tiga hari pelaksanaan dan Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka perlu pelatihan pembuatan pupuk kompos yang ramah lingkungan. Kompos dapat dibuat dari bahan yang sangat mudah ditemukan di sekitar lingkungan kita, bahkan terkadang barang yang tidak terpakai, seperti sampah rumah tangga, dedaunan jerami, ilalang, sekam, rerumputan, batang jagung, dan kotoran hewan.

Metode kegiatan ini berupa penyuluhan dan praktek langsung pembuatan pupuk kompos yang ramah lingkungan, kemudian diteruskan dengan sesi tanya jawab. Berikut ini adalah tahapan pelatihan yang dilakukan:

1.       Tahap Persiapan

Tahap persiapan yang dilakukan meliputi:

a.     Survey awal, pada tahap ini dilakukan survei ke lokasi desa Cibunar Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

b.     Pemantapan dan penentuan lokasi dan sasaran. Setelah survey maka ditentukan lokasi pelaksanaan dan sasaran peserta kegiatan.

c.     Penyusunan bahan/materi penyuluhan dan alat – alat praktek pembuatan kompos seperti tong komposter, sampah dan cairan EM4.

  Tahap Pelaksanaan Penelitian

Tahap ini akan diberikan penjelasan mengenai pentingnya mengenai cara pembuatan pupuk kompos yang ramah lingkungan dan efisien dari sisi waktu dan biaya.

2.         Tahap Penyuluhan dan Produksi

Untuk melaksanakan kegiatan tersebut digunakan beberapa metode penyuluhan yaitu :

a.     Metode Demontrasi

Metode demontrasi dipilih untuk memberikan penjelasan tentang cara dan praktek langsung pembuatan kompos di masyarkat desa.

b.     Metode Tanya Jawab

Metode Tanya jawab sangat penting bagi para peserta pelatihan. Metode ini memungkinkan para peserta menggali pengetahuan sebanyak-banyaknya bagaimana cara membuat membuat pupuk kompos dan manfaat dari pupuk kompos.

c.     Metode Simulasi

Metode simulasi ini diberikan kepada para peserta penyuluhan yang mayoritas masyarakat desa dan beberapa petani dengan memberikan contoh cara memproduksi pupuk kompos.

Manfaat dari adanya kegiatan ini adalah:

1.     Manfaat bagi masyarakat desa Cibunar Parung Panjang Kabupaten Bogor  dengan pelatihan  pembuatan proses produksi pupuk kompos yang efisien dan ramah lingkungan ini tidak hanya bagi tanaman pertanian skala besar namun juga dapat diaplikasikan pada tanaman holtikultura yang sifatnya Perkebunan atau tanaman dalam polibet skala rumahan. Selain itu juga manfaat bagi masyarakat desa dapat mengetahui unsur – unsur yang terkandung dalam pupuk kompos tersebut, salah satunya cairan EM4 tadi.

2.     Manfaat bagi para dosen pelaku Pengabdian Kepada Masyarakat, dapat berbagi pengetahuan pembuatan pupuk kompos yang efisien. Nantinya para dosen atau tim PKM dapat mengukur angka kebutuhan pupuk organik tersebut selama 3 tahun kedepan dengan melukukan survey atau kunjungan berkala ke Desa Cibunar Parung Panjang Kabupaten Bogor apakah ada peningkatan permintaan pupuk terhadap hasil pertanian serta terhadap tanaman holtikutura seperti, cabai, tomat, timun dll. Dari hasil riset kami sebagai Dosen tim PKM Proses pembuatan pupuk kompos dapat memberikan pengetahuan bagi kami sendiri dan masayarakat desa diantaranya manfaat utama cairan EM4, yaitu:

1.     Menyuburkan tanah: Memperbaiki struktur tanah dan meningkatkan kesuburan tanah secara biologis, fisik, dan kimiawi. 

2.     Meningkatkan hasil panen: Memperbaiki kualitas dan kuantitas hasil pertanian. 

3.     Mempercepat dekomposisi: Mempercepat penguraian bahan organik menjadi senyawa yang mudah diserap akar tanaman. 

4.     Meningkatkan ketersediaan nutrisi: Memperkaya tanah dengan nutrisi penting bagi tanaman. 

5.     Mengurangi penggunaan pupuk kimia: Membantu meningkatkan efektivitas pemupukan dan dapat mengurangi kebutuhan pupuk kimia serta pestisida. 

6.     Ramah lingkungan: Produk ini aman digunakan karena mengandung mikroorganisme alami dan tidak beracun.

Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cibunar ini merupakan contoh nyata sinergi akademik dengan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor pertanian berbasis pengolahan sampah di Indonesia. Melalui inovasi dan pelatihan yang berkelanjutan, diharapkan pertanian di desa-desa seperti Cibunar dapat semakin maju, produktif, dan ramah lingkungan.


Berita Relative

  • Penguatan Ekonomi Desa Melalui Produksi Pupuk Kompos Berstandar Iso 9001 Dengan Dukungan Akuntansi Biaya Di Desa Cibunar, Parungpanjang

    Teknik Industri

    8 Okt 2025

    Learn more
    Featured Image
  • MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS PAMULANG MEMBERIKAN INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH KULIT PISANG MENJADI KOMPOS ORGANIK RAMAH LINGKUNGAN

    Teknik Industri

    30 Des 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Mahasiswa Teknik industrI Meningkatkan Peluang industri Pakan Ternak di Desa Sipak

    Teknik Industri

    25 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Pelatihan Pengelolaan Limbah Rumah Tangga Untuk Peningkatan Ekonomi Melalui Pembuatan Echo Enzim Dengan Pendekatan Perencanaan Dan Pengembangan Produk Di Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang

    Teknik Industri

    14 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image