Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pertanian (SIMP) yang Terintegrasi untuk Pengelolaan Produksi Real-Time di Desa Cibunar
Published on: 5 Okt 2025

Pengabdian kepada Masyarakat
Pada tanggal 2 hingga 4 Oktober 2025, telah berlangsung kegiatan
pengabdian kepada masyarakat yang sangat berarti di Desa Cibunar, Kecamatan
Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini merupakan bagian dari program
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diinisiasi oleh Universitas Pamulang,
khususnya Fakultas Teknik, dengan tujuan utama meningkatkan produktivitas
sekaligus memberdayakan masyarakat petani melalui penggunaan teknologi
informasi dalam pengelolaan pertanian modern.
Acara pengabdian ini resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik Universitas
Pamulang, Dr. Rini Alfatiyah, ST, MT, yang dalam sambutannya menegaskan
pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dengan masyarakat untuk mendorong
perkembangan sektor produktif di daerah pedesaan. Selanjutnya, doa pembuka yang
dipimpin oleh Dr. Dadang Kurnia, ST, MM, memberikan suasana khusyuk dan harapan
bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi seluruh
peserta dan masyarakat luas.
Ketua pengabdian yakni Esa Pratiwi, ST, MT, seorang dosen di Fakultas
Teknik Universitas Pamulang yang memiliki latar belakang kuat dalam bidang
teknik industri dan manajemen teknologi, memimpin seluruh rangkaian aktivitas
pengabdian ini beserta tim pendamping lainnya. Narasumber utama, Patria
Adhistian, ST, MM, membawa pendekatan manajemen dan komunikasi yang efektif
dalam penyuluhan yang diberikan kepada para petani dan pengurus desa, termasuk
perwakilan resmi dari Desa Cibunar, Bapak Haetami, SH, CLA, Ketua Badan
Permusyawaratan Desa (BPD) yang turut aktif mendukung agenda ini.
PKM ini mengusung tema “Implementasi Sistem Informasi Manajemen
Pertanian (SIMP) yang Terintegrasi untuk Pengelolaan Produksi Real-Time di Desa
Cibunar”. Fokus utama program adalah menghadirkan solusi digital untuk memantau
kondisi tanaman, penggunaan pupuk, pengaturan irigasi, dan informasi pasar
serta cuaca yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan usaha pertanian di
desa.
Selama tiga hari pelaksanaan, berbagai metode dilakukan, mulai dari
pelatihan penggunaan aplikasi SIMP kepada petani hingga pembekalan ilmu
manajemen usaha pertanian dan manajemen keuangan yang dibutuhkan untuk
meningkatkan efisiensi usaha tani. Pendekatan teknologi ini sangat sesuai
dengan kebutuhan petani yang selama ini menggunakan metode konvensional untuk
pengelolaan lahan pertanian yang dapat menghambat produktivitas dan
keberlanjutan usaha.
Di hari pertama, tim pengabdian secara intensif memperkenalkan aplikasi
SIMP, yang merupakan hasil inovasi teknologi informasi dari Universitas
Pamulang, kepada segenap petani dan kelompok tani di Desa Cibunar. Aplikasi ini
memungkinkan pengukuran kelembapan tanah secara real-time melalui sensor yang
dipasang di lahan-lahan pertanian, penentuan jadwal irigasi dan pemupukan yang
lebih tepat, serta pemberian informasi terkini mengenai harga pasar dan
prediksi cuaca.

Hari kedua difokuskan pada pelatihan manajerial dan teknis penggunaan
aplikasi SIMP dengan pengawasan langsung dari narasumber. Melalui pendekatan
praktik langsung, petani diajarkan bagaimana membaca data dari aplikasi,
membuat keputusan pertanian yang tepat, dan memanfaatkan teknologi untuk
mengoptimalkan hasil panen. Selain itu, mereka juga dibekali pengetahuan dasar
manajemen keuangan yang penting untuk menjaga keberlangsungan ekonomi usaha
pertanian mereka.
Hari terakhir diisi dengan sesi penyuluhan dan diskusi interaktif antara
tim pengabdian dan masyarakat Desa Cibunar, dibantu oleh Bapak Haetami, SH,
CLA, yang memfasilitasi komunikasi agar program dapat berjalan lancar dan
sesuai kebutuhan lokal. Dalam sesi ini, masyarakat diajak untuk secara aktif
memberikan masukan dan umpan balik sekaligus penyerahan plakat kenang-kenangan
sebagai simbol kerja sama yang erat antara perguruan tinggi dan desa.

Melalui pengabdian ini, pihak Universitas Pamulang berharap petani di
Desa Cibunar dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi pengelolaan
pertanian mereka secara signifikan. Implementasi sistem informasi terintegrasi
dirancang untuk membantu petani beradaptasi dengan tantangan perubahan iklim,
fluktuasi harga pasar, dan peningkatan kebutuhan akan hasil pertanian yang
berkualitas.
Selain itu, pelatihan manajemen usaha dan keuangan yang diberikan
diharapkan dapat membangun kapasitas sumber daya manusia di desa, sehingga
usaha pertanian tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga mampu
berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan secara ekonomi.
Keterlibatan Dekan Fakultas Teknik, Dr. Rini Alfatiyah, dan dukungan
penuh dari seluruh jajaran akademik serta narasumber profesional seperti Patria
Adhistian menunjukkan komitmen tinggi Universitas Pamulang dalam mewujudkan Tri
Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, partisipasi aktif Bapak Haetami, SH, CLA, selaku Ketua BPD
Desa Cibunar, memastikan bahwa program ini selaras dengan kebutuhan dan kondisi
lokal, serta memberikan pondasi yang kuat untuk keberlanjutan penggunaan
teknologi pertanian di masa mendatang.
Kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Cibunar ini merupakan contoh
nyata sinergi akademik dengan masyarakat dalam mendukung kemajuan sektor
pertanian berbasis teknologi di Indonesia. Melalui inovasi dan pelatihan yang
berkelanjutan, diharapkan pertanian di desa-desa seperti Cibunar dapat semakin
maju, produktif, dan berdaya saing sesuai dengan tantangan zaman.

Dukungan dan partisipasi seluruh pihak menjadi kunci sukses program ini
dan menjadi harapan bagi transformasi pertanian di Indonesia yang lebih modern
dan berkelanjutan




