Logo

KAMPUS DORONG WIRAUSAHA DESA BUNAR LEWAT PRODUK SABUN CUCI PIRING, MELALUI PROGRAM PKM: ANALISA KELAYAKAN BISNIS ASPEK PEMASARAN

Published on: 19 Jan 2026

Pengabdian kepada Masyarakat

TANGERANG – Sekelompok Dosen bersama Mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Program ini difokuskan pada pendampingan usaha sabun cuci piring rumahan, sebagai salah satu potensi wirausaha yang menjanjikan di wilayah tersebut.

Kegiatan ini diisi dengan pelatihan analisis kelayakan bisnis, manajemen usaha, strategi pemasaran, branding, hingga pendampingan produksi. Tujuannya agar masyarakat mampu menjalankan usaha secara lebih profesional, efisien, dan berdaya saing. Masyarakat Desa Bunar mayoritas bekerja di sektor informal dan usaha kecil. Meski semangat wirausaha cukup tinggi, keterbatasan dalam pemasaran, kualitas produk, dan manajemen usaha masih menjadi hambatan utama. Banyak pelaku usaha menjalankan bisnis berdasarkan kebiasaan tanpa analisis pasar maupun strategi pemasaran yang jelas.“Sering kali produk sabun cuci piring buatan warga kalah bersaing karena belum memiliki merek, kemasan menarik, maupun harga yang dihitung dengan tepat. Hal ini yang mendorong kami untuk hadir memberikan pendampingan nyata,” ujar Ketua Tim PKM.

Kegiatan PKM dilaksanakan dalam beberapa tahapan, mulai dari pelatihan kelayakan usaha, workshop branding dan pemasaran digital, praktik produksi dengan SOP, hingga pembentukan kelembagaan usaha bersama (KUBE). Peserta yang terlibat mayoritas adalah ibu rumah tangga dan pemuda desa. Mereka belajar bagaimana menghitung harga pokok produksi, membuat rencana usaha sederhana, mendesain label produk, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi.

Perwakilan pemerintah desa menyambut positif kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih atas kontribusi nyata dari tim PKM. Harapannya, masyarakat bisa lebih memahami cara mengelola usaha agar lebih terukur, efisien, dan produktif,” ungkap salah satu tokoh Desa Bunar. Melalui program PKM ini, ditargetkan lahir minimal tiga merek sabun cuci piring lokal dengan kemasan layak jual, terbentuknya Kelompok Usaha Bersama (KUBE), serta meningkatnya kapasitas masyarakat dalam produksi, manajemen, dan pemasaran.

Salah satu narasumber kegiatan menyampaikan, “Kami ingin pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan peserta, tetapi juga menular kepada pelaku UMKM lainnya di desa. Dengan strategi tepat, produk lokal bisa bersaing, bahkan menembus pasar yang lebih luas.”Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi Tridarma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian. Selain mengajar dan meneliti, dosen dan mahasiswa hadir langsung ke masyarakat untuk memberikan kontribusi nyata. “Sudah menjadi kewajiban kami untuk selalu berbagi ilmu. Harapannya, Desa Bunar dapat menjadi contoh bagaimana usaha sederhana bisa berkembang menjadi bisnis yang berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkas tim pelaksana PKM.


Berita Relative

  • Implementasi Value Engineering Untuk Meminimalisir Biaya Bahan Baku dan Meningkatkan Mutu Produk di desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang

    Teknik Industri

    29 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Sosialisasi Pengembangan Produk untuk Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing UMKM di Desa Keboncau

    PATRIA ADHISTIAN

    23 Jul 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Dosen Teknik Industri Universitas Pamulang Memberikan Penyuluhan Perlindungan Hak kekayaan Intelektual Bagi UMKM dan Industri Kreatif

    Teknik Industri

    22 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Mahasiswa/I Teknik Industri Universitas Pamulang (UNPAM) Melaksanakan Pengabdian Kepada Masyarakat(PKM): Pelatihan Pemasaran Sabun Berbasis Media Sosial Untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Pada Desa Banjarsari

    Teknik Industri

    10 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image