Sosialisasi Pengembangan Produk untuk Meningkatkan Kualitas dan Daya Saing UMKM di Desa Keboncau
Published on: 23 Jul 2025

Pengabdian kepada Masyarakat
Pada hari Senin s.d Rabu, 07 s.d 09 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang. Kegiatan ini dilakukan dengan tema “Sosialisasi Tahapan Pengembangan produk untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing produk UMKM di Desa Keboncau, Kec. Teluk Naga, Kab. Tangerang”.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Budi Aprina, S.T., M.T dan Bp. Ajit, S.T., M.T. sebagai penyuluh serta dibantu oleh rekan-rekan mahasiswa dari prodi teknik industri Universitas pamulang antara lain Dadang Sukendar, Erwin Erdiyanto dan Irfan Arya Mukti.
Desa Keboncau adalah sebuah desa yang berada diwilayah Kecamatan Teluk Naga Kabupaten Tangerang. Luas wilayahnya mencapai 117 H dengan 18574 jiwa yang terdiri dari 9.544 jiwa laki-laki, 9.210 perempuan. 40% wilayahnya adalah persawahan. Keadaan sosial budaya masyarakat Desa Keboncau Kecamatan Teluknaga Kab. Tangerang, sesuai dengan keadaan dan kondisinya adalah sebagai masyarakat pedesaan yang masih mempertahankan adat istiadat yang hidup dan berkembang dalam kehidupan masyarakat setempat yang tidak bertentangan dengan kaidah agama, dibidang gotong royong, kebersamaan dan kekeluargaan. Sedangkan kehidupan beragama masyarakat Desa Keboncau 98 % menganut agama Islam. Perekonomian Masyarakat Desa Keboncau rata-rata menengah kebawah, dengan mata pencaharian adalah sebagai Wiraswasta, buruh pabrik, petani dengan penghasilan rata-rata 1.500.000,-/bulan.
Melihat dari website Desa Keboncau, dimana ada KWT ada kegiata ibu-ibu yang berkebun dan menghasilkan sayuran. Hal ini apabila dikembangkan lebih baik lagi, maka akan berdampak positif terkait dengan penambahan peningkatan perekonomian warga Desa Keboncau. Kelompok Wanita Tani (KWT) Mekar Harum, Desa Kebon Cau, Irmayanti menjelaskan, panen sayuran ini merupakan kali pertama sejak KWT Mekar Harum dikukuhkan beberapa waktu lalu. Dengan semangat kebersamaan, kata Irmayanti, KWT Mekar Harum akan terus melakukan yang terbaik untuk membantu ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19. Apabila hal ini dikembangkan bukan tidak mungkin produk-produk lain bisa muncul dan menambah varian produk yang dapat meningkatkan perekonomian warga Desa Keboncau.
Untuk meningkatkan nilai tambah dari produk UMKM yang akan dibuat maka diperlukan sosialisasi terkait dengan tahapan-tahapan proses pengembangan produk yang benar. Hal ini diperlukan agar para penggerak UMKM di Desa Keboncau bisa meningkatkan pengetahuan terkait dengan bagaimana cara yang baik dalam menghasilkan produk yang baik.
Untuk itu pada kesempatan kali ini Prodi Teknik Industri Universitas Pamulang melakukan pengabdian dengan memberikan sosialisasi cara atau urutan yang tepat dalam proses pembuatan dan pengembangan produk UMKM yang dimiliki. Tentunya tujuannya adalah agar produk yang dibuat lebih memiliki nilai tambah dan meningkatkan pendapatan
Penulis : Budi Aprina




