Logo

MAHASISWA TEKNIK INDUSTRI MEMBERIKAN PENYULUHAN PEMANFAATAN INOVASI PRODUK OLAHAN PISANG SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN NILAI TAMBAH PENDAPATAN MASYARAKAT DESA KADU

Published on: 30 Des 2025

Pengabdian kepada Masyarakat

Universitas Pamulang merupakan salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen kuat dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kampus tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar. Pada tahun akademik 2025/2026, Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kampung Sempur, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peningkatan kesejahteraan ekonomi warga melalui pemanfaatan potensi lokal, yakni tanaman pisang yang tumbuh melimpah di wilayah tersebut. Kampung Sempur dipilih karena masyarakatnya sebagian besar bekerja di sektor pertanian dengan hasil utama berupa pisang, namun nilai jualnya masih rendah karena dijual dalam bentuk mentah.

Selama ini, hasil panen pisang di Kampung Sempur hanya dijual ke pasar tradisional tanpa proses pengolahan lebih lanjut. Harga jual yang rendah dan ketergantungan pada tengkulak membuat petani tidak mendapatkan keuntungan yang sepadan dengan usaha yang dilakukan. Padahal, pisang merupakan komoditas yang memiliki banyak potensi jika diolah secara kreatif menjadi produk makanan modern dengan daya saing tinggi. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa Universitas Pamulang mencoba hadir sebagai agen perubahan dengan menghadirkan solusi berbasis inovasi produk olahan pisang. Melalui kegiatan PKM bertema “Pemanfaatan Inovasi Produk Olahan Pisang sebagai Upaya Peningkatan Nilai Tambah Pendapatan Masyarakat Desa Kadu”, mahasiswa berupaya memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada warga agar dapat mengolah pisang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sekaligus memperkenalkan produk lokal khas daerah.

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 5 Oktober 2025 dan melibatkan enam mahasiswa dari Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang, yaitu Ainul Rizal Anauval, Kiki Amelia, Muhammad Nazmudin, Dadan Ari Sugistha, Farhan Rizqi Syabani, dan Coco Wijaya. Para mahasiswa berperan aktif dalam setiap tahap pelaksanaan, mulai dari survei lapangan, identifikasi potensi, hingga pelaksanaan pelatihan kepada masyarakat. Dengan didampingi dosen pembimbing, mahasiswa berinteraksi langsung dengan warga untuk menggali permasalahan dan memberikan solusi yang aplikatif. Warga Kampung Sempur menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung karena mereka merasa mendapatkan pengetahuan baru yang dapat diterapkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Pada tahap pelaksanaan, mahasiswa memberikan pelatihan pembuatan olahan pisang menjadi berbagai produk seperti keripik pisang aneka rasa, bolu pisang, dan pupuk organik dari limbah kulit pisang. Fokus utama diarahkan pada pembuatan keripik pisang, karena produk ini memiliki pasar yang luas dan proses produksinya relatif mudah diterapkan oleh masyarakat. Jenis pisang yang digunakan antara lain pisang kepok, pisang tanduk, dan pisang ambon yang masih mengkal agar menghasilkan keripik yang renyah, crispy, dan tahan lama. Mahasiswa juga mengenalkan cara pembuatan varian rasa seperti cokelat, keju, balado, hingga rasa original yang tetap digemari. Dengan variasi rasa tersebut, produk menjadi lebih menarik bagi konsumen dari berbagai kalangan.

Selain memperhatikan kualitas rasa, mahasiswa Universitas Pamulang juga mengajarkan pentingnya aspek kemasan dan branding produk. Produk keripik pisang dikemas menggunakan standing pouch modern dengan label lokal khas daerah, seperti “Keripik Pisang Meong”, yang menjadi identitas unik bagi warga Kampung Sempur. Melalui pelatihan desain kemasan dan pemasaran sederhana, masyarakat didorong untuk memahami bahwa kemasan menarik dapat meningkatkan daya tarik produk serta memberikan kesan profesional. Mahasiswa juga memperkenalkan konsep pemasaran digital melalui media sosial seperti Instagram dan WhatsApp Business sebagai sarana promosi produk agar jangkauan pasar lebih luas dan modern.

Inovasi lain yang tidak kalah penting adalah pemanfaatan limbah kulit pisang menjadi pupuk organik. Selama ini, limbah kulit pisang sering kali dibuang begitu saja, padahal memiliki kandungan unsur hara yang baik untuk tanaman. Melalui pendekatan ini, masyarakat diajak menerapkan prinsip ekonomi sirkular, yaitu mengolah limbah menjadi sumber daya baru yang bermanfaat. Pupuk dari kulit pisang dihasilkan melalui proses fermentasi sederhana yang dapat dilakukan oleh warga dengan peralatan seadanya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan yang selaras dengan konsep pertanian ramah lingkungan.

Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan warga dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah. Beberapa warga mulai memproduksi keripik pisang secara mandiri dan menjualnya di lingkungan sekitar maupun melalui toko daring lokal. Selain itu, warga juga mulai berani menciptakan merek produk sendiri sebagai bentuk kemandirian usaha. Dampak sosial dari kegiatan ini pun cukup signifikan — terbentuknya semangat gotong royong, kerja sama antarwarga, dan kesadaran akan pentingnya inovasi dalam membangun ekonomi desa. Program ini juga membuka peluang kerja baru, terutama bagi ibu rumah tangga dan pemuda desa yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan tetap.

Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis potensi lokal dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui sinergi antara dunia akademik dan masyarakat, kegiatan PKM ini tidak hanya menghasilkan produk olahan pisang yang bernilai jual tinggi, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kemandirian ekonomi warga Kampung Sempur. Universitas Pamulang berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan menginspirasi wilayah lain untuk mengembangkan potensi daerahnya masing-masing. Dengan kolaborasi yang terus terjaga, diharapkan Kampung Sempur, Desa Kadu dapat berkembang menjadi desa yang mandiri, kreatif, dan sejahtera.


Berita Relative

  • Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat Mahasiswa Teknik Industri UNPAM di Kampung Cisarua

    Teknik Industri

    10 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Optimasi Pemasaran Digital Berbasis Media Sosial untuk Produk Pembersih Pakaian

    Teknik Industri

    16 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Mahasiswa Teknik Industri Universitas Pamulang Mengadakan Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring Bersama Masyarakat di Griya Serpong Asri

    Teknik Industri

    12 Jul 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Pelatihan Pembuatan Body Scrub Berbahan Herbal Yang Memiliki Daya Saing di Desa Bunar kab. Tangerang

    Teknik Industri

    27 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image