Logo

Penerapan FMEA Sederhana untuk Kurangi Kontaminasi Sampah Daur Ulang di Bank Sampah Benua Hijau

Published on: 13 Nov 2025

Pengabdian kepada Masyarakat

Tangerang, 19 Oktober 2025 – Tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan inovatif di Bank Sampah Benua Hijau, Kota Tangerang. Kegiatan ini bertujuan mengatasi masalah kontaminasi sampah daur ulang melalui penerapan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) sederhana, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas material dan keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat.

Bank Sampah Benua Hijau, yang berperan penting dalam pengumpulan, pemilahan, dan penjualan material daur ulang, menghadapi tantangan utama berupa tingginya tingkat kontaminasi. Material daur ulang sering tercampur dengan sampah anorganik, material lembap, dan residu non-recycle, sehingga menurunkan mutu dan membuat pengepul menolak atau menurunkan harga beli. Selain itu, proses pemilahan masih bersifat subjektif tanpa sistem pengendalian risiko yang sistematis.

Sebagai solusi berbasis ilmu pengetahuan, kegiatan ini mengusulkan FMEA sederhana yakni metode analitis dari Teknik Industri untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan memprioritaskan risiko kontaminasi. Pengurus Bank Sampah dapat menentukan titik rawan (failure mode), menilai frekuensi dan keparahan, serta mengurutkan tindakan pencegahan berdasarkan Risk Priority Number (RPN).

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari 16 hingga 18 Oktober 2025, dengan empat tahap utama yaitu audit material awal untuk memetakan kontaminasi, pelatihan FMEA kepada pengurus dan anggota, penyusunan Peta Risiko Pemilahan Visual serta SOP berbasis risiko, dan sosialisasi yang mengarah pada audit kualitas akhir.

Ketua pelaksana, Priyo Wibowo, S.Si., M.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya transfer pengetahuan, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat. "FMEA sederhana ini akan membantu Bank Sampah Benua Hijau mencapai standar kualitas yang lebih baik, sehingga bedampak pada ekonomi masyarakat," ujarnya.

Narasumber utama, Ir. Weni Wijatmoko H. M.Sc., Ph.D., memberikan pelatihan intensif kepada peserta, yang terdiri dari pengurus dan anggota Bank Sampah. Tim pendukung dari mahasiswa Teknik Industri Universitas Pamulang turut membantu dalam penyiapan sarana-prasarana dan dokumentasi.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari perwakilan pemerintah Kelurahan dan Rukun Warga (RW) setempat, yang menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif ini sebagai langkah nyata menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Dengan implementasi ini, diharapkan Bank Sampah Benua Hijau dapat mengurangi kontaminasi hingga lebih dari 30% dalam enam bulan ke depan, berdasarkan proyeksi awal. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Pamulang dalam pengabdian masyarakat berbasis teknologi.


Berita Relative

  • Pembuatan Eco Trap Lalat Buah dari Botol Bekas untuk Pengendalian Hama yang Efektif dan Berkelanjutan” di Desa Bunar

    Teknik Industri

    30 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image
  • IMPLEMENTASI STRATEGI PEMASARAN SEDERHANA UNTUK SABUN CUCI PIRING CAIR

    Teknik Industri

    14 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Penguatan Daya Saing Produk Sabun Cuci Piring melalui Pelatihan Kelayakan Pemasaran di Kelurahan Buaran Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan

    Teknik Industri

    1 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Program PKM Universitas Pamulang: Pembuatan Pakan Ayam dan Pelet Ikan Menggunakan Mesin Pelet untuk Pemberdayaan Masyarakat

    Teknik Industri

    25 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image