Logo

Penerapan Metode Lean Manufacturing untuk mengurangi Waste Pemborosan pada Proses Pengolahan Sampah Di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, KabupatenTangerang

Published on: 20 Mei 2026

Pengabdian kepada Masyarakat

Tangerang Selatan, Pada hari Rabu s.d Jum’at, tgl 06 s.d 08 Mei 2026, telah dilaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) oleh Dosen dan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang. Kegiatan ini dilakukan dengan tema “Penerapan Metode Lean Manufacturing untuk mengurangi Waste Pemborosan pada Proses Pengolahan Sampah di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang”.

Desa Bunar berada di wilayah Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang Propinsi Banten. Jumlah penduduk Desa Bunar adalah sekitar 12.779 jiwa dan luas wilayahnya adalah 350,75 hektar. ini  merupakan salah satu desa yang sedang berkembang di Kecamatan Sukamulya. Desa Bunar merupakan salah satu dari 8 Desa di wilayah Kecamatan Sukamulya.

Desa Bunar di Kecamatan Sukamulyan merupakan desa yang cukup potensial untuk dikembangkan. Desa ini terdiri dari beberapa macam warga dilihat dari mata pencahariannya, diantaranya sebagian besar adalah berpofesi sebagai tukang/jasa yang mempunyai kesibukan yang cukup padat. Selain itu banyaknya aktivitas masyarakat dengan ragam profesi di desa ini menghasilkan sampah yang cukup berlimpah, kita dapat menemuinya dibeberapa titik dipinggir jalan terdapat tumpukan sampah rumah tangga. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan kondisi lingkungan yang kurang sehat. Maka perlu adanya pengelolaan sampah yang efektif yang dapat melestarikan lingkungan yang asri. Selain itu sampah yang diolah harus mampu menumbuhkan perekonomian warga serta memberiakn peluang untuk pemberdayaan warga serta dapat menyerap tenaga kerja.

Melihat kebutuhan masyarakat yang sangat penting tersebut maka Dosen Universitas Pamulang melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa tersebut dengan judul “Penerapan Metode Lean Manufacturing untuk mengurangi Pemborosan (Waste) pada Proses Pengolahan Sampah di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang”. Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 06 s.d 08 Mei 2026.

Dosen yang terlibat dalam kegiatan PKM ini adalah Bapak Taufik , S.T., M.T.  sebagai Ketua Pengusul, Bapak Ir. Weni Wijatmoko Harjoprayitno, M.Sc., Ph.D sebagai anggota, serta 2 orang Mahasiswa/i yang terlibat dalam kegiatan PKM ini yaitu Sri Damayanti dan Tantya Wulan Indrasvary.


Kegiatan PKM ini dilaksanakan melalui beberapa rangkaian acara pertama-tama pembukaan acara dilaksanakan oleh Moderator, kemudian sambutan dari Kepala Desa  Bunar yang kali ini diwakili oleh Sekretaris Desa Bapak Ahmad Nurul Fahrulroji, S.Kom.I, dan dalam sambutanya beliau mengatakan bahwa masalah UMKM ini adalah masalah yang begitu mendukung kondisi kehidupan Masyarakat, maka dengan adanya PKM yang dilakukan oleh beberapa Dosen Teknik Industri Universitas Pamulang sangat membantu, terutama masalah proses Pengolahan Sampah yang tidak menimbulkan pemborosan (Waste) di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Kegiatan PKM ini sangat berguna bagi masyarakat setempat, mengingat Masyarakat sudah lama mengharapkan adanya bimbingan dalam penyuluhan bagaimana cara mengolah sampah yang tidak menimbulkan pemborosan di lingkungan sekitar Desa Bunar, kemudian dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Pengusul PKM, yang dalam hal ini disampaikan Bapak Taufik, S.T., M.T. dilanjutkan penyampaian materi  bagaimana cara mengolah sampah yang tidak menimbukan pemborosan (Waste) melalui penerapan Metode Lean Manufacturing.


Cara menanggulangi sampah adalah upaya sistematis dan terpadu untuk mengurangi dan mengelola sampah, sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Penanggulangan sampah sangat penting karena dapat mencegah pencemaran lingkungan, mengurangi risiko kesehatan, dan menghemat sumber daya alam.

Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat mencemari tanah, air, dan udara, serta menjadi tempat berkembang biaknya penyakit.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menanggulangi sampah, di antaranya:

1.   Pengurangan sampah

Mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan dengan cara mengurangi konsumsi barang sekali pakai, menggunakan produk yang dapat dipakai ulang, dan mendaur ulang.

2.   Pemilahan sampah

Memisahkan sampah organik dan anorganik untuk memudahkan pengelolaan dan pengolahan.

3.   Pengomposan

Mengolah sampah organik menjadi kompos yang dapat digunakan sebagai pupuk.

4.   Daur ulang

Mengubah sampah anorganik menjadi bahan baku baru untuk membuat produk baru.

5.   Pembakaran

Membakar sampah dengan teknologi yang ramah lingkungan untuk mengurangi volume dan menghasilkan energi.

6.   Penimbunan

Membuang sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) yang dikelola dengan baik untuk mencegah pencemaran lingkungan.

Sampah merupakan masalah lingkungan yang perlu ditangani secara serius. Dengan menerapkan cara menanggulangi sampah yang tepat, kita dapat mengurangi dampak negatif sampah bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat dilakukaan dalam menanggulangi sampah, diantaranya :

Langkah 1: Kurangi Produksi Sampah

Langkah pertama dalam menanggulangi sampah adalah dengan mengurangi produksinya. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengurangi konsumsi barang sekali pakai, menggunakan produk yang dapat dipakai ulang, dan mendaur ulang barang-barang yang tidak lagi digunakan.

Langkah 2: Pilah Sampah

Sampah yang dihasilkan perlu dipilah menjadi sampah organik dan anorganik. Sampah organik adalah sampah yang dapat terurai secara alami, seperti sisa makanan, sayuran, dan daun-daunan. Sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang tidak dapat terurai secara alami, seperti plastik, kertas, dan logam.

Langkah 3: Olah Sampah Organik

Sampah organik dapat diolah menjadi kompos. Kompos adalah pupuk alami yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanah. Pengomposan dapat dilakukan dengan cara memasukkan sampah organik ke dalam lubang atau wadah kompos, kemudian membiarkannya terurai secara alami.

Langkah 4: Daur Ulang Sampah Anorganik

Sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi bahan baku baru. Daur ulang dapat dilakukan dengan cara memisahkan sampah anorganik berdasarkan jenisnya, seperti plastik, kertas, dan logam, kemudian mengirimkannya ke tempat daur ulang.

Langkah 5: Buang Sampah pada Tempatnya

Sampah yang tidak dapat diolah atau didaur ulang harus dibuang pada tempatnya, yaitu di tempat pembuangan akhir (TPA). TPA harus dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Setelah selesainya acara penyampaian materi bagaimana cara mengolah sampah yang tidak menimbulkan pemborosan, ketua Kelompok PKM Bapak Taufik, S.T., M.T, mengucapkan banyak terima kasih kepada semua peserta dan masyarakat sekitar atas partisipasinya semoga ilmu yang disampaikan dapat memberikan maanfaat bagi warga Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.

 

Berita Relative

  • PELATIHAN PENYUSUNAN HARGA POKOK PRODUKSI (HPP) DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PRODUK SABUN CUCI BAJU DI KELURAHAN BUARAN, SERPONG

    Teknik Industri

    19 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Pelatihan Perencanaan Operasional dan Produksi pada Produk Kebersihan untuk Meningkatkan Produktivitas di Kelurahan Buaran, Tangerang Selatan

    Teknik Industri

    25 Apr 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Pemberdayaan Masyarakat Desa Bunar: Pelatihan Pengolahan Sampah Mandiri untuk Lingkungan Rumah Tangga yang Lebih Sehat

    Teknik Industri

    8 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Pelatihan Dan Penyuluhan Rantai Pasok Pangan Dari Hulu Ke Hilir Untuk Umkm

    PATRIA ADHISTIAN

    21 Jul 2025

    Learn more
    Featured Image