Strategi Digital Marketing Untuk Pengembangan Distribusi Produk Pewangi Di Desa Panongan
Published on: 13 Okt 2025

Pengabdian kepada Masyarakat
Pada
tanggal 10 hingga 13 oktober 2025, tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM)
Universitas Pamulang mengadakan pelatihan dan seminar tentang Strategi
Digital Marketing yang difokuskan pada pengembangan distribusi produk
pewangi UMKM di Desa Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten. Kegiatan ini
dipimpin oleh Agus Taufik, S.T., M.T sebagai pembicara utama, didampingi oleh
Syahreen Nurmutia, S.T., M.T, dan Dr. Makmuri Nuramin. Acara ini bertujuan
untuk memberikan wawasan dan keterampilan kepada para pelaku UMKM di desa
tersebut tentang bagaimana memanfaatkan digital marketing untuk memperluas
jangkauan pasar dan meningkatkan distribusi produk pewangi yang mereka
produksi.
Desa Panongan merupakan desa dengan potensi besar dalam sektor UMKM, khususnya
dalam produksi pewangi. Meskipun demikian, sebagian besar produk tersebut masih
terhambat dalam hal pemasaran dan distribusi yang terbatas. Produk pewangi yang
dihasilkan oleh pelaku UMKM setempat memiliki kualitas yang baik, namun belum
mendapatkan perhatian luas dari pasar yang lebih besar. Oleh karena itu,
dibutuhkan strategi pemasaran yang lebih modern dan efektif untuk meningkatkan
daya saing produk-produk lokal ini, yang salah satunya adalah dengan
memanfaatkan platform digital.
Kegiatan ini melibatkan para pelaku UMKM yang bergerak di bidang produksi
pewangi di Desa Panongan, serta masyarakat setempat yang ingin belajar tentang
dunia digital marketing. Agus Taufik, S.T., M.T, sebagai pembicara utama,
bersama dengan tim PKM lainnya seperti Syahreen Nurmutia, S.T., M.T, dan Dr.
Makmuri Nuramin, yang memiliki keahlian di bidang pemasaran digital dan
manajemen UMKM, memberikan materi serta bimbingan langsung dalam workshop
tersebut.

Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Balai Desa Panongan, yang menjadi pusat
kegiatan bagi masyarakat setempat. Tempat ini dipilih karena mudah diakses oleh
para pelaku UMKM dan masyarakat Desa Panongan, sehingga memungkinkan mereka
untuk mengikuti pelatihan secara langsung tanpa kendala.
Pelatihan digital marketing ini dilaksanakan pada 10 hingga 13 oktober 2025,
selama tiga hari. Setiap hari diisi dengan materi yang relevan mengenai teknik
dan strategi digital marketing yang dapat langsung diterapkan oleh para pelaku
UMKM untuk mengembangkan distribusi produk mereka. Pelatihan dilakukan dengan
pendekatan praktis melalui presentasi dan demonstrasi langsung mengenai
bagaimana memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk. Materi yang
disampaikan mencakup pembuatan dan pengelolaan akun media sosial untuk UMKM,
optimasi website bisnis, penggunaan platform e-commerce, serta teknik
pengiklanan digital seperti Google Ads dan Instagram Ads. Para peserta diberi
kesempatan untuk langsung mencoba membuat konten pemasaran dan mempelajari analisis
data untuk mengevaluasi efektivitas kampanye pemasaran mereka. Selain itu,
dilakukan juga simulasi pembuatan rencana pemasaran yang mengintegrasikan aspek
digital untuk mendukung distribusi produk pewangi. Peserta diajarkan untuk
memahami pentingnya branding digital, segmentasi pasar online, serta bagaimana
menciptakan strategi pemasaran yang dapat menjangkau konsumen lebih luas di
dunia maya.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan praktis kepada pelaku UMKM
di Desa Panongan tentang pentingnya digital marketing dalam mengembangkan
distribusi produk pewangi mereka. Setelah mengikuti pelatihan, para peserta
diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital untuk mempromosikan produk
mereka, meningkatkan jangkauan pasar, serta memperluas peluang distribusi baik
di pasar lokal maupun nasional. Selain itu, diharapkan adanya peningkatan daya
saing produk UMKM, sehingga produk pewangi Desa Panongan bisa dikenal lebih
luas dan berkontribusi pada perekonomian lokal. Dengan adanya program
pengabdian ini, masyarakat Desa Panongan diharapkan mampu mengoptimalkan
penggunaan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mereka, serta dapat
terus berinovasi untuk memperbaiki sistem distribusi produk yang lebih efektif
dan efisien.




