Logo

PKM Mahasiswa : Strategi Pengemasan dan Pemasaran Digital Lilin Aromaterapi untuk Tambahan Pendapatan Keluarga di Kampung Cisarua

Published on: 10 Mei 2026

Pengabdian kepada Masyarakat

Tanggerang Selatan – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang Kampus Witana menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada tanggal 06 Mei sampai 08 Mei 2026 dengan tema “Dari Limbah Jadi Rupiah : Strategi Pengemasan dan Pemasaran Digital Lilin Aromaterapi untuk Tambahan Pendapatan Keluarga”. Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 06 Mei sampai 08 Mei 2026 dibawakan oleh Program Studi Teknik Industri yang diwakili oleh Bapak Rusmalah, S.T., M.T. yang membawakan topik terkait Strategi Pengemasan dan Pemasaran Digital Lilin Aromaterapi untuk Tambahan Pendapatan Keluarga. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman praktis terhadap masyarakat bahwa pengemasan yang baik terhadap produk lilin aromaterapi bisa mengasilkan pundi-pundi pendapatan bagi keluarga secara mikro maupun makro. Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah Moehamad Riza Chadori (231010850010), Joe Satriani Ardi Negara (231010850048), Ahmad Fahri (231010850096), Muhammad Ikhsan Izatullah (231010850058).

Pada sesi pertama tanggal 06 Mei, Bapak Rusmalah, S.T., M.T. melakukan penyuluhan kepada team pengabdian  dan tentunya tidak lupa memaparkan materi kepada masyarakat mengenai materi yang akan dibahas  yaitu Jelantah Jadi Rupiah: Memeberdayakan Ekonomi Keluarga Melalui Produk Lilin Aromaterapi. Materi ini mencakup Edukasi Lingkungan dan Potensi Ekonomi, Prosedur Produksi (Teknis Pembuatan), Strategi Pengemasan (Packaging), serta Keberlanjutan Organisasi (Kelompok Usaha). Dalam pemaparannya, Bapak Rusmalah, S.T., M.T. menggaris bawahi bahwa kunci utama dari program ini bukan sekadar pada pembuatan produk, melainkan pada perubahan pola pikir masyarakat dalam melihat potensi ekonomi di sekitar mereka. Beliau menjelaskan secara mendalam bagaimana minyak jelantah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat dikonversi menjadi barang konsumsi yang memiliki nilai jual tinggi melalui sentuhan kreativitas dan standarisasi kualitas. Edukasi ini diharapkan mampu memutus rantai pencemaran lingkungan sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di tingkat rukun tetangga

Fokus utama dalam sosialisasi ini terletak pada strategi pengemasan (packaging) dan pemanfaatan platform digital sebagai media pemasaran. Mahasiswa memaparkan bahwa visual produk yang estetis serta label yang informatif sangat menentukan nilai jual sebuah barang. Peserta diajarkan cara memotret produk menggunakan perangkat sederhana serta diberikan simulasi singkat mengenai penggunaan media sosial dan marketplace sebagai alat untuk memperluas jangkauan pasar hingga ke luar wilayah Cilograng, guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga secara mandiri.

Berita Relative

  • Pelatihan Pembuatan Cairan Pencuci Piring Untuk Menciptakan Peluang Usaha masyarakat Desa Bunar, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tengerang, Banten.

    Teknik Industri

    1 Okt 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Implementasi Sistem Produksi Pelembut Pakaian di Desa Panongan Kabupaten Tangerang.

    Teknik Industri

    7 Okt 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Mendorong Peningkatan Kualitas Produksi UKM Pangan Olahan di Desa Keboncau dengan GMP

    PATRIA ADHISTIAN

    22 Jul 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Penerapan FMEA Sederhana untuk Kurangi Kontaminasi Sampah Daur Ulang di Bank Sampah Benua Hijau

    Teknik Industri

    13 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image