Logo

PENGEMBANGAN SABUN CUCI PIRING CAIR UNTUK KEBUTUHAN RUMAH TANGGA

Published on: 16 Nov 2025

Pengabdian kepada Masyarakat

Universitas Pamulang merupakan salah satu perguruan tinggi yang berkomitmen dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di daerah sekitar. Komitmen ini diwujudkan melalui program pengabdian kepada masyarakat, yang merupakan bagian dari tiga pilar Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pada tahun akademik 2025/2026, Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kawaron Girang, Kecamatan Wanakerta, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan dan memproduksi sabun cuci piring cair berbahan alami yang aman, efektif, dan ramah lingkungan. Produk ini diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat desa untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka secara mandiri dan berkelanjutan. Kepedulian terhadap kesehatan dan kebersihan rumah tangga menjadi latar belakang utama dari program ini. Banyak produk sabun cuci piring yang beredar di pasaran mengandung bahan kimia yang berpotensi menimbulkan iritasi kulit dan mencemari lingkungan. Selain itu, harga produk komersial yang relatif tinggi menjadi kendala bagi masyarakat dengan ekonomi terbatas. Oleh karena itu, muncul inisiatif untuk menciptakan sabun cuci piring cair berbahan dasar alami, dengan biaya produksi yang terjangkau dan aman digunakan oleh seluruh anggota keluarga.

Program ini dilaksanakan pada tanggal 12 Oktober 2025 dan melibatkan berbagai pihak, antara lain tim pengabdian dari Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang, enam mahasiswa (Ahmad Maulana, Aldi Pramudia, Fani Dandi Cahyadi, Refi Zulfikar, Roni Mulyana, dan Wahyu Satrio Wibowo), warga Desa Kawaron Girang, ketua RT, serta organisasi masyarakat setempat.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat oleh Program Studi Teknik Industri Universitas Pamulang dilakukan melalui beberapa tahapan utama yang terstruktur. Tahap pertama adalah sosialisasi, di mana tim pengabdian memberikan edukasi kepada warga Desa Kawaron Girang mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan rumah tangga. Dalam sesi ini, warga juga diperkenalkan dengan manfaat penggunaan bahan alami dalam produk pembersih sebagai alternatif yang lebih aman dan ramah lingkungan. Tahap berikutnya adalah pelatihan, di mana warga diberikan pengetahuan dan keterampilan mengenai cara membuat sabun cuci piring cair berbahan alami. Materi pelatihan mencakup pengenalan bahan baku seperti texafon, ekstrak lemon, dan pengemulsi alami yang mudah didapatkan, serta proses pembuatan dan teknik pengemasan produk secara higienis dan menarik.

Setelah pelatihan, dilakukan tahap percobaan formulasi. Tim pengabdian bersama warga melakukan berbagai uji coba dengan variasi bahan dan konsentrasi untuk mendapatkan formulasi sabun yang optimal. Kriteria keberhasilan formulasi meliputi kemampuan daya bersih, jumlah busa yang cukup, aroma yang menyenangkan, serta kestabilan produk selama masa penyimpanan. Tahap selanjutnya adalah uji efektivitas dan keamanan. Produk sabun diuji langsung pada alat makan dan memasak yang berminyak untuk menilai kemampuannya dalam membersihkan sisa makanan dan minyak. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sabun yang dikembangkan mampu membersihkan secara efektif tanpa meninggalkan residu berbahaya. Selain itu, dilakukan juga uji keamanan untuk memastikan produk tidak menimbulkan iritasi kulit dan tetap stabil kualitasnya selama beberapa minggu penyimpanan.

Setelah produk dinyatakan aman dan efektif, warga didampingi dalam proses produksi sabun secara mandiri. Pendampingan ini bertujuan agar masyarakat dapat terus membuat dan menggunakan sabun tersebut sesuai kebutuhan rumah tangga mereka, serta membuka peluang usaha lokal berbasis produk ramah lingkungan. Sebagai tahap akhir, dilakukan evaluasi berkala untuk memantau perkembangan program dan menilai dampaknya terhadap kualitas hidup masyarakat. Evaluasi ini mencakup aspek keberlanjutan produksi, pemanfaatan produk oleh warga, serta potensi pengembangan program ke wilayah lain yang membutuhkan.

Program ini menunjukkan bahwa inovasi berbasis bahan alami dan pemberdayaan masyarakat dapat memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan rumah tangga. Produk sabun yang dikembangkan tidak hanya memenuhi standar kebersihan, tetapi juga mendukung prinsip keberlanjutan lingkungan. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat diperluas ke desa-desa lain yang membutuhkan. Penguatan aspek pemasaran juga menjadi fokus agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing dan dikenal secara luas. Melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, masyarakat, dan pemerintah setempat, program ini diharapkan memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan. Universitas Pamulang dan warga Desa Kawaron Girang berharap program ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lain untuk mengembangkan kegiatan serupa dalam bentuk workshop atau seminar. Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan sikap positif, mari bersama membangun ekonomi lokal dan menjaga kelestarian lingkungan melalui pengabdian kepada masyarakat.


Berita Relative

  • Penerapan Metode Lean Manufacturing untuk mengurangi Waste Pemborosan pada Proses Pengolahan Sampah Di Desa Bunar, Kecamatan Sukamulya, KabupatenTangerang

    Teknik Industri

    20 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image
  • Penguatan Daya Saing Produk Sabun Cuci Piring melalui Pelatihan Kelayakan Pemasaran di Kelurahan Buaran Kecamatan Serpong Kota Tangerang Selatan

    Teknik Industri

    1 Mei 2026

    Learn more
    Featured Image
  • PKM Dosen Teknik Industri Universitas Pamulang; Meningkatkan Kesadaran Hukum Lingkungan melalui Bank Sampah di Perumahan Benua Indah

    RUSMALAH

    3 Nov 2025

    Learn more
    Featured Image
  • Implementasi Sistem Produksi Pelembut Pakaian di Desa Panongan Kabupaten Tangerang.

    Teknik Industri

    7 Okt 2025

    Learn more
    Featured Image